when we get down on our knees n pray



Tuhan..

Inilahh kami dengan segala harapan dan doa kami

Doa dua wanita yang beranjak dewasa dan mulai berpikir lebih jauh ke depan, yaa ke depan untuk membuat hidup ini lebih bermakna, lebih bermanfaat dan lebih sempurna pastinyaa..

Dan satu lagi !! untuk lebih memperkuat kodrat kami sebagai wanita J Aaaammiin Ya Rabbal’alamiin


Tuhan..

Mudahkanlah kami berdua dalam menyelesaikan tugas pertama kami, tugas pertama untuk menjadi sarjana akuntansi dan sarjana psikologi, yaa itu tugas pertama kami di awal kedewasaan ini, tugas yang akan kami selesaikan untuk mereka, mereka yang kami sayang J, semoga semakin membuka lebar pintu kesuksesan kami, yaa..kesuksesan yang kami impikan, kesuksesan dunia akhirat.


Tuhan..

Setelah kami menyelesaikan tugas pertama kami, izinkanlah kami naik satu level lagi, kami ingin wisuda untuk kedua kalinya, beasiswa Tuhan, untuk meringankan mereka yang kami sayang, dan rasanya memang sudah saatnya, mereka menikmati kerjakerasnya selama ini,.


Tuhan..

Kami tak menginginkan apalagi mengharapkan pria tampan, hanya saja kami ingin dan harapkan pria yang tak merusak mata dan selera hidup kami, tak perlulaah Tuhan, pria kaya raya apalagi pemilik bangsa ini, hanya saja anugerahkanlaah kami pria yang saat kami menginginkan sesuatu selalu ada dan memberikannya lebih.


Tuhan...

tak perlulaah setia, yang terpenting dia selalu menjaga hatinya hanya untuk aku, ibu, adik dan kakak perempuannya.


Tuhan..

tak perlulaah pria tersebut rajin ibadaah, hanya saja ia selalu membimbing kami dan terus mengajak kami bersama-sama untuk membangun istana termegah di syurga-Mu.


Tuhan..

Bila tiba saatnya kami bersanding dengan pria kami masing-masing yang telah -KAU pilihkan dan itu pasti yang terbaik untuk kami, kami pun tak memaksakan pria itu membuatkan pesta pernikahan yang begitu mewahnya bahkan sampai biaya 100 miliar!, hanya saja pesta pernikahan kami dengan pria kami masing-masing diadakan di suatu tempat terindah, nyaman, dan membuat semua tamu yang datang terperangah kagum akan keindahan pesta kami, dan mereka bahagia setelah pulang dari pesta pernikahan kami, dan tamu-tamu yang hadir pun tak perlulahh sampai 3000 tamu cukuplah keluarga,,teman-teman, sahabat-sahabat, kenalan, mantan pacar, mantan gebetan, ahaha..


AAAMIIN YAA RABBAL’ALAMIN


Created by: Septi Aininur Rahman, M.Psi, Psi.

Dedicated to: My dearest sister Maulida Oktafani, M.ak, Ak.


1 komentar:

Amikimoy mengatakan...

ahahahahha postingan kita lucuuuuuuuuu untuk dibaca2 lagi

Posting Komentar